Dorong Upaya Pengendalian Inflasi Kota Tomohon, BI Bersama Poktan Sukoi Rabbit Panen Cabai Rawit

banner 120x600

PALAKAT Tomohon–Dorong upaya pengendalian inflasi di Kota Tomohon, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Andry Prasmuko bersama dengan sejumlah anggota kelompok tani (poktan) Sukoi Rabbit, lakukan panen perdana cabai rawit di Kakaskasen, Kota Tomohon, Selasa (23/04/2024).

Andry mengatakan, jenis cabai yang dipanen tampak gemuk, dagingnya tebal,tahan lama, dan berharap panen ini dapat memenuhi pasokan cabai rawit di Tomohon serta mendukung upaya pengendalian inflasi, “mengingat harga cabai masih cenderung tinggi, “katanya.

Pihak BI juga memberi semangat kepada  Poktan Sukoi Rabbit untuk jangan menyerah mengolah lahan hortikultura yang dimiliki. Menurutnya, hasil produksi cabai rawit dapat menjaga ketersediaan komoditi pangan.

Diungkap pula, Poktan Sukoi Rabbit terus mengembangkan kemampuan dalam Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S). Diharapkan P4S dapat terus diperluas jangkauannya.

Ketua Poktan Sukoi Rabbit Richard Kainde menerangkan nama Sukoi Rabbit diambil dari belasan tahun lalu saat para petani hendak mengembangkan peternakan kelinci di sekitar sungai jalan Okoi, Tomohon. Sehingga mereka sepakat membuat kelompok peternak Sukoi Rabbit.

“Tapi sekarang ini sudah beralih ke poktan hortikultura cabai rawit dan tomat,” jelas Richard.

Richard termasuk anggota Petani Unggulan Bank Indonesia (PUBI) 2024 ini menerangkan luas lahan yang digarapnya bersama dengan belasan petani lainnya mencapai 0,6 hektare. Jumlah cabai rawit yang ditanam sebanyak 6.000 pohon.

“Kami perkirakan hasil produksi akan mencapai 6 ton per siklus tanam,” Richard menambahkan.

Richard memuji program PUBI yang sempat diikutinya karena para petani mendapat pandangan luas agar tetap semangat bertani. Dan menurutnya, ilmu yang didapat dia bagikan kepada rekan-rekan petani dalam poktan Sukoi Rabbit.

Michael Joseph, Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Tomohon mengatakan petani adalah garda terdepan Pemkot Tomohon dalam meningkatkan ketahanan pangan. Bersama dengan petani, dan stakeholder lainnya, Pemkot Tomohon berupaya semaksimal mungkin meningkatkan produksi pangan.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan poktan Sukoi Rabbit dan BI Sulut. Kami berharap kelompok-kelompok tani lainnya dapat mengikuti jejak kelompok tani Sukoi Rabbit,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Tim Implementasi Kekda BI Sulut Made Doni, pemerintah kecamatan setempat, dan sejumlah anggota poktan Sukoi Rabbit.

(Fey)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *