PALAKAT Manado–Wujud solidaritas dan komitmen Telkomsel terhadap warga yang terdampak dan sedang berupaya memulihkan kondisi pasca bencana di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro) nyata dalam semangat Telkomsel Sambungkan Senyuman dan program Corporate Social Responsibilty (CSR).
Bantuan ini diserahkan di Posko Bantuan Kemanusiaan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (07/01/2026), diterima secara langsung oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Manado, Bernard Sinaga menyampaikan, Telkomsel turut prihatin atas bencana yang terjadi, semoga keadaan dapat segera pulih kembali.
“Kami terus berkomitmen untuk senantiasa hadir bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan komunikasi digital, tetapi juga melalui aksi peduli kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata”, kata Bernard.
Dirinya Mengungkapkan, semangat Telkomsel Sambungkan Senyuman menjadi inspirasi untuk selalu menghadirkan hal yang berarti bagi pelanggan dan masyarakat, terutama saat mereka menghadapi kondisi sulit saat ini.
Telkomsel secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang kemanfaatannya ditujukan untuk masyarakat luas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui inisiatif Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity (TERRA) yang merupakan program khusus penanggulangan peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia dan salah satu inisiatif program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara, Faldy Tumarah, S,STP menyampaikan apresiasi atas kepedulian Telkomsel yang responsif dalam mendukung penanganan darurat bencana di Pulau Siau.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kecepatan respons Telkomsel dalam memberikan dukungan logistik bagi para korban banjir bandang di Pulau Siau”, ujar Faldy.
Dari sisi jaringan, Telkomsel juga terus melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi serta monitoring terhadap infrastruktur dan perangkat pendukung di wilayah terdampak agar tetap dapat melayani kebutuhan telekomunikasi pelanggan dengan baik. Meski hingga saat ini beberapa kendala yang dihadapi seperti terputusnya fiber optik, pemadaman listrik serta akses yang tertutup dan susah untuk dijangkau, upaya pemulihan jaringan tetap terus dilakukan secara bertahap.
“Kami terus berkoordinasi dengan Telkom Group, PLN dan pihak terkait lainnya agar proses recovery jaringan Telkomsel di Pulau Siau dapat berjalan lebih cepat dan optimal agar sepenuhnya jaringan kami 100% pulih”, ungkap Bernard, sambil berharap, bantuan yang disalurkan, dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat upaya pemulihan di Pulau Siau, sehingga aktivitas masyarakat berjalan normal kembali.
Nampak bantuan logistik yang diserahkan meliputi matras, selimut, masker, sembako, serta kebutuhan umum lainnya.
(**red)








