Diseminasi Outlook Perekonomian Sulut, BI Prediksikan Tumbuh 5,1—6,1 Persen

banner 120x600

PALAKAT Manado–Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara (KPw BI Sulut), Andry Prasmoko menyampaikan desiminasi Outlook Perekonomian Sulawesi Utara (Sulut) saat halal bi halal pasca perayaan Idul Fitri 1446 H, Kamis (24/04/2025).

Kondisi perekonomian global, nasional dan Sulut serta Outlook pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun 2025 dan 2026 terpengaruh oleh tingginya peran konsumsi rumah tangga investasi dan ekspor.

Diungkapkan pula, hal ini sejalan dengan bangsa kredit surut yang didominasi kredit konsumsi dibandingkan jenis lainnya. Kebijakan pemotongan BI rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, pada Januari 2025 telah diikuti dengan penurunan suku bunga kredit modal kerja dan kredit investasi perbankan Sulut.

“Dari sisi lapangan usaha ekonomi sulut ditopang sektor pertanian dan perdagangan pada tahun 2025 diperkirakan sulut akan tumbuh di kisaran 5,1 — 6,1% dan 5,2 — 6,2% untuk tahun selanjutnya”, ungkap Pak Andry.

Menurutnya pertumbuhan akan didorong oleh sektor perdagangan pertanian serta transportasi. Bertepatan dengan perubahan harga pada bulan Maret 2025 terjadi inflasi dibandingkan bulan sebelumnya yang diakibatkan berakhirnya subsidi tarif listrik secara nasional disertai kenaikan harga komoditas cabe rawit dan tomat. Meski demikian inflasi surut masih dalam sasaran target nasional inflasi di sulut pada tahun 2025 dan 2026 diperkirakan masih akan terjaga pada rentan 2,5% ± 1 % seiring penguatan ekosistem pangan melalui program swasembada pangan serta peningkatan ketahanan pangan strategis melalui rangkaian program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

selain itu juga diungkapkan bahwa modal eksisting yang dimiliki perlu dioptimalisasi terutama pelabuhan dan bandara yang telah berskala internasional serta ketersediaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung dan likupang.

Keterkaitan dan kerjasama dari seluruh stakeholder merupakan peranan penting yang harus dikembangkan dan dijaga agar supaya optimisme pertumbuhan ekonomi akan terwujud dengan tumbuh positif.

Hadir bersama dalam kegiatan ini Pemerintah Daerah kementerian dan lembaga asosiasi akademisi pelaku usaha dan media.

 

(Fey)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *