Mubeswil IWO Sulut 2025 Jeane Rondonuwu Ketua Terpilih

Menjadi Pemimpin IWO Sulut Periode 2025-2030, Jane: Siap membawah IWO pada profesionalisme jurnalis era disrupsi

banner 120x600

PALAKAT Sulawesi Utara–Jeane Rondonuwu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya Musyawarah Bersama Wilayah (Mubeswil) pertama, Ikatan Wartawan Online Provinsi Sulawesi Utara (IWO Sulut), bertajuk ‘ Profesionalisme Jurnalis Era Disrupsi’ yang berlangsung di Aula Kantor Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Jl Diponegoro, Kelurahan Mahakeret Timur , Kota Manado, Selasa (18/11/2025).

“Terima kasih untuk kerjasama yang terbangun sehingga Mubeswil ini bisa terselenggara, juga atas kepercayaan PD IWO se-Sulawesi Utara yang masih mempercayakan saya memimpin IWO Sulut, hingga 5 tahun ke depan”, kata Jeane, usai terpilih menjadi Ketua IWO Sulut.

Mubeswil IWO Sulut I

Mubeswil secara sah melalui Pimpinan Sidang yakni, Ketua PD IWO Minahasa Stedy Pude, Dewan Etik PD IWO Mitra Ruland Sandag, Ketua PD IWO Minsel Herman Marentek, dan Ketua PD IWO Kota Manado David Kusuma menetapkan Jeane Rondonuwu sebagai Ketua PW IWO Sulut Periode 2025-2030 dan bersama Formatur selanjutnya dalam waktu tujuh hari akan merampungkan struktur PW IWO Sulut.

Pude mengatakan, membangun organisasi yang profesional, dibutuhkan pemimpin yang mampu mengayomi dan memiliki komitmen dalam mencapai tujuan organisasi. Maka perlu ditetapkan Ketua IWO Provinsi Sulawesi Utara Periode 2025-2030.

“Menetapkan Saudari Jeane Rondonuwu S.Sos, M.Th yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IWO Provinsi Sulawesi Utara Periode 2025-2030. Ditetapkan di Manado, Selasa, 18 November 2025, Pukul 16.38 WITA”, kata Pude selaku Ketua Pimpinan Sidang.

Gubernur Provinsi Sulut Yulius Silvanus, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bandan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Johny Suak mengatakan, Dialog interaktif “Profesionalisme Jurnalis Era Disrupsi Mengawal Pemerintah yang Berintegritas” merupakan tema yang sangat kuat, relevan, dan memiliki nilai strategis yang tinggi bagi masa depan daerah kita.

“Disrupsi mempermudah transparansi, namun, disisi lain, menuntut kualitas dan kecepatan verifikasi yang jauh lebih ketat,” kata Johny.

Menurutnya, integritas adalah harga mati bagi Pemerintah Daerah (Pemda), adalah fondasi utama untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Selanjutnya, mewakili Gubernur Sulut, Johny membuka secara resmi acara Mubeswil I IWO Sulut, dilanjutkan dengan Dialog Interaktif, menghadirkan narasumber Kapolda Sulut Royke Langie, di Wakili Penmas Bidang Humas Polda Sulut, Peter Gosal, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara Januar Pribadi, diwakili Ketua Tim Pembinaan Balai Bahasa Anas Nurdin, Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia Bank Indonesia (BI) Sulut Made Dony Wirawan, dan Dekan Fisip Unsrat, Ferry Daud Liando.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) IWO Dwi Christianto, memberikan apresiasi kepada PW IWO Sulut yang sukses menggelar Mubeswil Pertama, juga mengucapkan selamat kepada Jeane Rondonuwu, kembali memimpin IWO Sulut.

“Semoga pada periode kedua kepemimpinan ini, amanah dan terus mengembangkan IWO di bumi Nyiur Melambai,” kata Dwi, didampingi Sekjen Telly Nathalia.

Dwi mengungkapkan, pengalaman sebagai wartawati senior di Sulut, Jeane dianggap mampu mengembangkan program-program yang memberikan faedah mumpuni bagi para pemangku kepentingan pers di Sulut. Saat ini juga, menjadi Penguji UKW di lembaga uji LPDS (Lembaga Pers Dr Soetomo) menurut Dwi, akan terus membimbing para pengurus dan anggota IWO agar makin profesional menjalankan tugasnya.

“Penajaman keterampilan jurnalistik di Sulawesi Utara melalui kelas penyegaran jurnalistik untuk persiapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang rutin digelar oleh PW IWO Sulut, tentu bisa membawa IWO sebagai penyambung suara rakyat pun menjadi pengokoh pilar demokrasi ke-empat”, ungkapnya.

Hajatan organisasi yang digelar lima tahun sekali ini, dihadiri Pengurus Daerah (PD) IWO yakni, PD IWO Minahasa, PD IWO Minahasa Tenggara (Mitra), PD IWO Minahasa Selatan (Minsel), PD IWO Minahasa Utara (Minut), dan PD IWO Kota Manado berjumlah 29 Wartawan ( 15 Peserta dan 14 Peninjau).

(Fey)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *