TKD Guru Ditahan, Guru Kepulauan Mengeluh

banner 120x600

PALAKAT Minahasa Utara – Tenaga pendidik di Bumi Klabat kembali dirundung masalah. Betapa tidak, Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) guru khususnya yang ada di kepulauan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sejak triwulan IV belum juga direalisasi.
Praktis, sejumlah guru itu pun merasa dianaktirikan dan akhirnya menyampaikan keluhan kepada wakil rakyat di DPRD Minut.
Hal ini pun diakui personil Komisi I DPRD Minut Abram Eha. Legislator ini mengatakan, ada sejumlah guru khususnya di daerah kepulauan yang mengeluh akibat TKD sejak Oktober 2017 lalu belum dibayarkan, padahal guru-guru itu sudah mengabdi. “Kami minta dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Minut dapat segera menindaklanjuti masalah ini,” tegas Eha, kemarin Lebih jauh Eha menambahkan, ada juga guru yang mengeluh ketika menerima TKD tidak diterima full, ada yang hanya dibayarkan 1-2 bulan dan entah sisanya belum tahu akan dilunasi kapan. “Selaku legislator kami sudah menerima aspirasi ini, dan kalau ini belum ditindaklanjuti, secepatnya Dinas Pendidikan akan dipanggil hearing meminta penjelasan masalah ini,” tukas politisi Moncong Putih itu. Sementara itu, dikonfirmasi hal ini, Kadis Pendidikan Minut Sofitje Wolajan mengatakan, untuk TKD guru kepulauan yang belum dibayarkan akan direalisasi setelah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini juga sudah dikoordinasikan dengan Badan Keuangan dan memang seharusnya TKD guru itu dibayar, dan bukan hanya guru kepulauan tapi ada juga guru-guru di Airmadidi. “Dinas Pendidikan sudah mengantongi data TKD guru di Minut yang belum dicairkan sekitar Rp 300 an juta dan itu ketika selesai LHP BPK langsung dicairkan,” ungkap Wolajan, saat dihubungi kemarin. (pb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *