PALAKAT Manado–Gelar Konferensi Pers, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara memastikan setiap laporan terkait dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pilkada 2024 akan ditindak lanjuti.

Hal ini ditegaskan Bawaslu Sulut, Rabu (13/11/2024) di ruang media centre.
Oleh Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh diungkap, pihaknya sedang menangggani 136 kasus.

“Kami terus mengawal setiap laporan yang masuk ke bawaslu termasuk yang terjadi di Kabupaten kota dan sudah ada yang berproses, “ungkapnya.
Mewoh mengakui selain pelanggaran yang sudah berproses, ada juga laporan pelanggaran yang tidak ditindaklanjuti.
“Ada laporan yang tidak memenuhi unsur pelanggaran sehingga tidak kami lanjutkan. Intinya menggunakan asas praduga tak bersalah, kami bekerja sesuai regulasi dan kami pastikan jika melanggar kami tindak,” kata Mewoh.

Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Sulut Zulkifli Denzi menyatakan, Bawaslu susah menanggani pelanggaran diantaranya terkait netralitas.
“76 pelanggaran terkait pelanggaran netralitas termasuk anggota TNI dan Polri serta Aparatur Sipil Negara, sudah kami limpahkan ke BKN, ” ujar Denzi.
(Fey)








