PALAKAT Manado–Bank Indonesia melalui keanggotaan RIRU Sulut mendukung pelaksanaan capacity building dan promosi proyek clean and clear untuk mendorong investasi FDI.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPw Sulut), Joko Supratikto mengatakan, secara rutin, dilakukan North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) dan North Sulawesi Investment Forum (NSIF). Selanjutnya penguatan substansi melalui dukungan penyusunan prospektus dan proyeksi keuangan juga promosi serta fasilitasi one on one meeting.
“Melakukan Fisheries Revitalization Talaud Islands, Fisheries Revitalization Sangihe Island, Public Transportation Manado, Hospital Kotamobagu, “ujar Pak Joko
Sementara ini dukungan BI diberikan untuk upaya pengembangan angkutan masal berbasis layanan dan peluang investasi yang menjanjikan karena memenuhi kebutuhan pasar di Kota Manado.
Selanjutnya, di Kotamobagu terletak di pusat wilayah Bolaang Mongondow, Investasi untuk alat hemodialisis dan cardiac catheterization.
Sementara untuk Talaud Island terletak di area yang kaya akan potensi perikanan seperti tuna, cakalang Investasi diharapkan dapat merevitalisasi aktivitas perikanan dari hulu ke hilir.
Masih daerah kepulauan ada Sangihe Island didukung Investasi untuk pembangunan kawasan perikanan terpadu. Memiliki izin untuk mengirimkan secara langsung dari Pelabuhan Tahuna ke Pelabuhan General Santos, Filipina.
Pembangunan keempat kabupaten/kota ini terus searah dengan arah kebijakan RPJMN tahun 2025—2029.
(**Fey)








