FDP Tahap ll, BI Sebut Akan Ada Evaluasi Perkembangan Harga

banner 120x600

PALAKAT Manado–Bertujuan untuk mengantisipasi ketersediaan pasokan, serta memperluas sekaligus menjaga dampak intervensi harga agar lebih merata dan berkelanjutan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi  Sulawesi Utara (KPw BI Sulut) kembali mendatangkan cabe rawit merah dari Probolinggo.

Ini merupakan kali yang kedua atau tahap II , setelah sebelumnya sudah mendatangkan sebanyak 2,4 ton, kini meningkat menjadi 2,5 ton, dijual dengan harga Rp.57.000 per kilogram.

Cabai rawit ini didistribusikan kepada pengecer yang ada di Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, Pasar Airmadidi, Pasar Amurang, dan Pasar 23 Maret di Kota Kotamobagu.

Deputi KPw BI Sulut, Poerwanto mengatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka penyediaan pasokan untuk keterjangkauan harga, dan akan memantau proses perubahan di lapangan.

“Kita akan evaluasi dan melihat perkembangan harga” katanya saat pendistribusian cabai rawit ke Pasar Bersehati, Manado, Senin (21/09/2026).

Selanjutnya kata Yasin selaku distributor di Pasar Bersehati, pendistribusian cabai rawit merah dari Probolinggo ini masih belum memenuhi kebutuhan seluruhnya pada kabupaten/kota yang ada di Sulut.

“Pendistribusian cabai ke luar Manado ini masih belum mencukupi”, katanya. DiharapkanFDP ini masih akan berlanjut, karena dirinya siap untuk bekerja sama dalam hal pendistribusian.

(Fey)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *