KKR Kesembuhan di Lapangan Sparta Tikala 27—28 April 2026

Datang dengan Iman pada KKR Kesembuhan karena Waktunya Sudah Dekat

banner 120x600

PALAKAT Manado–Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Mukjizat Kesembuhan yang diselenggarakan oleh Yayasan Kairos Pelita Hati & Suara Kabar Baik (SKB) Tinavel Ministry, mengangkat tema “Waktunya Sudah Dekat”, bersumber dari ayat Alkitab Wahyu 1:3.

Lapangan Sparta Tikala menjadi lokasi pelaksanaan KKR tersebut, berlangsung sejak (27—30/04/2026), selama empat hari. Akan menghadirkan tujuh orang pembicara yaitu, Ps. Risuli Lubis, Ps. Debby Basjir, ​Ps. Franky Rewah, Ps. Glady F. Tuwoh, ​Ps. Harly C.H. Wuysang, ​Ev. Jason Irwan, dan Ps. Vriego Soplely.

Foto bersama Pembina Yayasan Kairos Pelita Hati Ps Eliasar Lekitonu, Ketua Yayasan Kairos Pelita Hati Ps. Deiby B Najoan, Ketua Suara Kabar Baik (SKB) Tinavel Ministry, Ps Johanes Pandaleke, dan Ketua Panitia, Ps Ronald Pelealu.

Saat mengadakan jumpa pers, Pembina Yayasan, Pdm Ir. Eliasar Lekitonu M.Th, M.Pdk, M.M mengatakan ada banyak gereja yang bergandengan tangan untuk melaksanakan KKR ini karena itu, sekitar bulan November 2025 tercetus dan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan panitia. Sesuai tema yang digunakan, kedatangan Tuhan Yesus untuk yang kedua kali sudah tidak lama lagi. Dirinya bersama pendeta-pendeta lain, mengajak dan menghimpun berbagai umat nasrani untuk ada dalam suatu KKR akbar. “Kami rindu dilapangan sparta Tikala Mukjizat Tuhan terjadi”. kata pendeta Eliasar, didampingi Ketua Yayasan Ps. Deiby B Najoan, Ketua SKB Tinavel Ministry, Ps Johanes Pandaleke, dan Ketua Panitia, Ps Ronald Pelealu di Luwansa Hotel, Kota Manado.

Selanjutnya Ketua Panitia, mengatakan, hari pertama dan kedua difokuskan pada KKR kesembuhan. “Kami akan memberi akses kepada masyarakat yang hadir untuk mendapatkan urapan kesembuhan”, kata Ronald saat jumpa pers di Manado hari ini, Jumat (24/04/2026).

Menurut keterangan panitia, sudah banyak orang yang menghubungi sebagai konfirmasi kehadiran.

Panitia juga mengajak masyarakat yang menjadi keluarga pembawa orang sakit, sebaiknya sebelum pukul 18:00 sudah berada di lokasi.

“Kami memang menyediakan tempat tenda untuk orang-orang sakit dan akan diklasifikasikan sesuai penyakit yang diderita”, kata Ronald.

Panitia sudah memiliki informasi, akan ada yang datang dari, Bintaro, Gorontalo, masyarakat dari kepulauan, juga beberapa daerah kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut).

Diungkapkan Ronald, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) memberi dukungan dengan menyediakan bus khusus orang-orang sakit selama dua hari dari Amurang, tepatnya depan Kantor Bupati Minsel menuju Lapangan Sparta Tikala. “Sebaiknya datang lebih cepat supaya mempermudah panitia mendata untuk mengklasifikasikan dan menempatkan mereka di tempat yang sudah ditentukan”.Ungkapnya.

Untuk keamanan dan parkiran panitia akan melibatkan pengamanan internal dari panitia ada sekitar 30 personel, kemudian dari POLRI 20 personel, TNI Korem 131 Santiago 15 personel, dan satpol PP 20 personel, serta Dinas Perhubungan Kota Manado akan mengatur jalur lalu lintas sekitar 11 orang. Total ada 96 personel yang tercatat.

Menurut Ronald, kemungkinan menghadirkan personel keamanan lebih dari prediksi nantinya akan melihat tingkat kebutuhan.

Panitia mengungkapkan, tidak diperkenankan untuk parkir secara sembarangan, karena sudah diberikan ruang untuk parkir dengan berkoordinasi bersama instansi terkait yang yang terletak disekitar lokasi pelaksanaan kegiatan seperti, Kantor Dinas PUPR PROV.Sulut, Kantor DPD RI Manado, Kantor Walikota Manado, dan Kantor Bumiputera 1912. Untuk panitia diarahkan agar memarkir kendaraan di lokasi yang jauh dari pusat kegiatan “Supaya tidak menambah kepadatan”, ujar Pelealu.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf karena selama empat hari arus lalu lintas di lokasi kegiatan akan terganggu. Dijelaskan, hari pertama tidak ada penutupan jalan dan pengalihan rute tetapi, akan mengarahkan untuk parkir sesuai aturan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan tenaga medis, Rumah Sakit (RS) Awaloei yang terletak di Dendengan Kec.Paal dua menjadi RS rujukan.

Persiapan tenaga medis lainnya dan ambulance juga ada dari Pemerintah Kota Manado 2 unit ambulance lengkap dengan tenaga medis.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, setiap hari menyediakan 5 dokter 2 tenaga medis dan ambulance. “Ada sekitar 15 tenaga medis yang akan membackup kegiatan panitia”, tambah Ronald.

Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi dengan mengunjungi media sosial SKB Tinavel (Instagram & Facebook) atau melalui nomor kontak +62-811-4320-950.

(Fey)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *