PALAKAT Manado–Pasokan cabai rawit merah dari Probolinggo didatangkan ke Sulawesi Utara (Sulut), hasil sinergi TPID bersama Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia (BI) Sulut.
Alasan mengapa memilih cabai rawit Probolinggo disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Sulut, karena disesuaikan dengan karakteristik dan rasanya.
“Preferensi masyarakat Sulawesi Utara terhadap cabe adalah yang pedasnya setara dengan cabe Gorontalo, maka didapatlah yang dari Probolinggo”,kata Joko, saat mengadakan FDP di Pasar Tradisional Bersehati, Manado, (15/09/2026).
Menurut Joko, pasokan cabe di Sulut memang tidak bisa terpenuhi oleh internal, maka harus dipasok dari daerah lain. Apalagi saat menghadapi kekeringan, kondisi pasokan menjadi terganggu.
(Fey)








