Sulut Mengalami Inflasi 0, 29 % Periode Agustus 2026

banner 120x600

PALAKAT Manado–Bank Sentral Republik Indonesia (BI) mencatat, pada bulan Agustus 2026, Indeks Harga Konsumen Provinsi Sulawesi Utara mengalami inflasi pada angka 0,29% (mtm).

Berdasarkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari empat kabupaten/kota, secara tahunan inflasi Provinsi Sulut tercatat 3, 99% (yoy).

Berikut top lima komoditas andil Inflasi di Provinsi Sulut yaitu, ​Cabai Rawit 0,33% (mtm), Kangkung 0,14% (mtm) ​Angkutan Udara 0,09% (mtm), ​Daun Bawang 0,07% (mtm), dan Cabai Merah 0,06% (mtm).

​Sedangkan, lima komoditas andil deflasi Sulut adalah, ​Tomat -0,48% (mtm), ​Bawang Merah -0,07% (mtm) ​Bawang Putih -0,06% (mtm), Ikan Selar -0,04% (mtm), dan Daging Babi -0,04%.

BI bersama Pemerintah Daerah di Sulut, dan instansi lainnya terus melakukan upaya nyata untuk mengendalikan inflasi.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi BI Sulut melalui Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut, Poerwanto saat menghadiri HLM TPID, TP2DD, dan TPAKD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Moltara) mengatakan, BI menjalankan strategi untuk merespons kondisi tekanan harga pada komoditas andil Inflasi seperti, cabai rawit yang mengalami tekanan harga dan pasokan disebabkan perubahan iklim.

“Bank Indonesia bersama TPID mendorong penguatan pengendalian inflasi melalui kerangka 4K yakni, Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif”, kata Poerwanto, Selasa (08/09/2026) di Boroko.

Berikut adalah data langkah strategis yang dilakukan sepanjang bulan Agustus 2026 yaitu, Gerakan Pangan Murah oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di setiap kabupaten/kota, demi menjaga keterjangkauan harga pangan. Hal ini dilaksanakan selama bulan Agustus 2026.

Selanjutnya, melakukan Capacity Building Neraca Pangan Strategis pada (04—06/08/2026), untuk meningkatkan kualitas pelaporan data petugas neraca pangan dengan mengundang Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Diupayakan pula Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) kepada Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Sulut, pada tiga titik di Kabupaten Minahasa Selatan, dan enam titik di Kabupaten Minahasa, untuk komoditas beras dan bawang putih, pada (04—06/2026).

Kemudian kegiatan High Level Meeting (HLM) Kota Manado, tentang penyusunan roadmap pengendalian inflasi. Giat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Manado, (05/08/2026).

Dilakukan juga, penanaman bawang putih serentak bersama Mabes Polri dan 17 Provinsi se-Indonesia,  (19/08/2026).

Selain itu, ada juga Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pembangunan pertanian dan apel siaga penyuluh pertanian se-Sulut, (02/08/2026).

(Fey)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *