
PALAKAT Minahasa Utara – Warga Desa Bahoi Kecamatan Likupang Barat Kabupatenn Minahasa Utara bernama Freky Lahamendu menemukan duyung yang sudah tak bernyawa terdampar di pinggir pantai, Jumat (29/3).
Setelah menemukan duyung yang diketahui berukuran sekitar 2,5 meter ini, Freky pun memberitahu warga yang lain maka informasi ini langsung menyebar sampai kepada Balai pengelolaan sumberdaya pesisir & Laut Manado, yang kemudian turun langsung ke lokasi kejadian.
Dari informasi yang diperoleh, mamalia ini memang hidup dikawasan pantai Bahoi karena masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di laut sudah sering melihat keberadaan mereka, “memang disini banyak hidup duyung yang seperti ini tapi baru kali ini ditemukan tak bernyawa, warga sini sering melihat mereka, “demikian keterangan seorang warga bernama Kristianto Hengkangbala yang akrab dipanggil Anto, diikuti juga kesaksian temannya Deky Tamamilang ikut mengatakan, “saya juga pernah melihat duyung pada saat menyelam beberapa waktu lalu, “terangnya.
Setelah beberapa jam kemudian oleh arahan Hukum Tua akhirnya bangkai duyung itu dievakuasi dan dikuburkan oleh warga setempat. Mamalia laut ini termasuk hewan yang dilindungi yang masih hidup sampai sekarang mereka juga biasa disebut dugong, keberlangsungan hidupnya bergantung pada kondisi habitat dan laut yang sehat. (Fey)








