Bitung  

Panen Sayur Sehat Di Rudis Walikota Bitung

Walikota Bitung Max J Lomban didampingi istri Ibu Khouny Lomban Rawung saat panen sayuran sehat dikawasan Rumah Dinas.
banner 120x600

 

Walikota Bitung Max J Lomban didampingi istri Ibu Khouny Lomban Rawung saat panen sayuran sehat dikawasan Rumah Dinas.

PALAKAT Minahasa Utara–Jauh sebelum pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) bergejolak, ternyata sudah sejak Tahun 2016 lalu, penerapan sistem tanaman hidroponik berlaku bagi ibu-ibu binaan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung, kemudian selanjutnya saat ini tercanang juga program unggulan dengan nama, lumbung Pangan Kota Bitung berbasis keluarga.

Menurut Isteri Walikota Bitung ini, penerapan cara bertani modern, seperti hidroponik, bisa unggul dikarenakan, selain panennya cepat, tanaman ini pula tidak mengandung pupuk anorganik dan pestisida sehingga aman untuk dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu.” Cara menanam tanaman hidroponik ini, meski tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah sebagai tempat untuk menanam, namun bisa menghasilkan waktu panen yang pendek, serta hasil panen yang memuaskan. Hal ini sangat menunjang perekonomian dan cara hidup sehat dilingkup keluarga.” ujar Ibu Khouny.

Dirinya pun memastikan bahwa hasil panen tanaman hidroponik, merupakan makanan sehat.” ini adalah sayur sehat karena, air yang ditumbuhinya, tanpa pestisida. Untuk jenis syuran hijau, hanya memerlukan waktu 3 minggu, sudah bisa menikmati hasil panen,” pungkasnya, yang juga memberitahukan, bahwa bibit yang dipakai, mulanya diperoleh dari Dinas perikanan dan kelautan Kota Bitung.

Ketua TP PKK Kota Bitung, Ibu Khouny Lomban Rawung mengumpulkan hasil panen dari tanaman hidroponik

Hal yang menarik, ketika panen sayuran hidroponik di Rumah Dinas (Rudis) Walikota Bitung, Kamis (09/07). Panen dilakukan bersama Pak Walikota Bitung didampingi sang isteri.” Praktek menanam hidroponik bisa menghasilkan kuantitas dan kualitas panen. Disamping itu, dimasa pandemi ini, warga diajak untuk bisa menanam, demi mengantisipasi ketahanan pangan masyarakat Kota Bitung saat hadapi situasi sulit yang disebabkan oleh COVID-29,” ungkap Pak Walikota.

Setelah panen, wadah atau tempat yg ditanami sebelunya, masih bisa digunakan dan diberi bibit jenis tanaman lain pula.” rencananya setelah panen ini, akan diganti dengan bibit sayur bayam,” ujar seorang ibu PKK yang turut serta memanen.

Demi menunjang program lumbung pangan Kota Bitung, warga juga diajak menanam bawang, rica, tomat dan sayuran dengan sebutan Baritos. Semua diarahkan untuk menggunakan sistem tanam hidroponik. Selain dirumah-rumah warga, ditiap kecamatan dan kantor-kantor pula sudah banyak yang menerapkan cara bertani hidroponik.
(Fey)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *