Dorong Pertumbuhan Ekonomi Keuangan Syariah BI Sulut Edukasi Masyarakat & Pelaku UMKM

banner 120x600

 

PALAKAT Manado–Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Utara (BI KPw Sulut) secara aktif turut mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. BI menyatakan peran mengedukasi masyarakat dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lewat talk show yang berlangsung di lantai dasar Mega Mall Manado, Sabtu (16/07).

Talk show tersebut dalam rangkaian Road to FESyar Sulut 2022 dengan bertajukan “Enhanching Green Economy Through Halal Lifstyle”.

Pemaparan prospek, perkembangan, strategi dan imlementasi Ekonomi dan Keuangan Syariah (eksyar) oleh Kepala Tim Implementasi KEKDA BI KPw Sulut, Eko Hermonsyah Juhasmon. Dijelaskan mengapa eksyar harus dikembangkan dengan alasan, Republik Indonesia (RI) memiliki potensi prospek bersaing secara global didukung beberapa faktor seperti, tingginya pertumbuhan penduduk muda muslim, Indonesia memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar diantara negara-negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI), Paling kompetitif menarik investasi luar negeri, peringkat empat Global Islamic Economy Indikator Score (2020/2021), pangsa makanan halal RI 13% dari total konsumsi makanan halal dunia, pangsa ekspor makanan halal RI 15%-18% dalam lima tahun terakhir.

Peserta UMKM di Sulut siap memasarkan produk kepada konsumen

“Tren halal lifstyle turut mendorong berbagai perusahaan besar untuk melakukan sertifikasi halal atas produk-produk yang dipasarkan kepada konsumen. Di Sulut kesadaran terhadap potensi dan prospek produk halal juga dapat dilihat pada perkembangan jumlah sertifikasi halal yang diajukanoleh para pelaku UMKM, “kata Pak Eko.

Selanjutnya disampaikan bentuk implementasi pengembangan eksyar BI KPw Sulut melalui pilar satu pemberdayaan eksyar seperti fasilitas sertifikasi halal dan PSBI kemandirian ekonomi pesantren dan ketahanan pangan. Pilar dua, pendalaman keuangan syariah dan pilar tiga penguatan riset, asesmen dan edukasi. Penguatan tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Road to FEDyar.

Berbagi ilmu juga dilakukan dosen UHW Perbanas Surabaya, DR Ika Yunia Fauzia. LC. MEI. Dirinya menjelaskan dasar prinsip ekonomi syariah dan membagi tips cara apa yang akan dilakukan saat ini untuk mendukung laju pembangunan negeri dengan spirit ekonimi syariah.

“Dimulai dari sekarang, mari lakukan pekerjaan produktif dan membatasi pekerjaan kontra-produktif. Mulai dari yang terkecil bisa dari eksplorasi sumber daya alam sekitar atau manfaatkan jejaring, bergerak dan menggerakkan kearah perubahan yang positif, “ujar ibu Ika.
(Fey)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *