Hadapi Wabah Corona, ‘BON JOVI’ Bikin Aksi Di Kolongan Tetempangan

Michael Turangan alias Bon Jovi sedang melakukan penyeperotan disinfektan
banner 120x600
Michael Turangan alias Bon Jovi sedang melakukan penyeperotan disinfektan

PALAKAT Minahasa Utara–Hadapi situasi pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) sekarang ini, dibutuhkan pemberian diri dari warga masyarakat untuk menjadi ujung tombak membantu pemerintah melakukan percepatan penanggulangan penyebaran COVID-19.

Lihat saja, ditengah wabah, ada saja warga yang terpanggil memiliki rasa solider dan spontanitasnya. Dikenal dengan nama Michael Turangan, akhir-akhir ini dirinya benar-benar menyatakan aksi kemanusiaan bukan karena semata ingin dipuji. Namun karena memiliki niat yang tulus.

Berangkat dari rasa peduli itu, dirinya mengambil bagian menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. “Sudah menjadi tanggung jawab kita menjaga hidup dari ancaman dan hantaman si virus Corona yang belum kunjung datang vaksinnya,” ujar warga Kolongan Tetempangan Perum Asabri, Kecamatan Kalawat Minahasa Utara, yang akrab dipanggil Bon Jovi ini, Kamis (04/06). “Saya ingin aktif ditengah torang samua menghadapi pandemi corona virus. Sambil berharap bisa mempengaruhi warga Minut untuk melakukan aksi kemanusiaan menjaga lingkungan minimal dari diri sendiri dan keluarga,” aku mantan pegawai bank BUMN ini.
“Dan semoga warga yang lain bisa membiasakan diri hidup higienis dan bersih, agar torang samua aman terhindar dari COVID-19,” lanjutnya mengakhiri.

Aksi ‘Bon Jovi’ ini menuai pujian dari warga sekitar. Chandra Yunus warga setempat mengakui, aksi spontanitas tetangganya ini sebagai aksi kemanusiaan yang patut dipuji. “Sudah berapa kali Kak Maikel bikin penyemprotan disinfektan di sejumlah lorong dan rumah di desa ini. Dan ini murni diprakarsai oleh dia sendiri. Uangnya sendiri membeli bahan untuk dibuat disinfektan. Ini sangat terpuji dan membantu torang warga di sini,” aku Chandra warga Perum Asabri.

“Saya kenal betul manusia yang satu ini. Bukan orang dengan tipe kepribadian yang ekstrovert dominan, tapi juga tidak introvert. Pada waktu yang tepat teman saya ini hadir ke permukaan untuk melakukan aksi kemanusiaannya. Menyemprotkan disinfektan bikanlah baru sekali, namun sudah berkali-kali,” ungkap warga lainnya yang enggan namanya diberitakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *