
PALAKAT Manado – Hari Wanita Kaum Ibu (WKI) Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) 2019 ditandai dengan pelaksanaan Ibadah syukur, dilaksanakan di aula mapalus Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terletak di Kelurahan Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado, Sabtu (25/5).
Menarik acara ini mengangkat tema wanita beriman, wanita berkarya.
Dengan dihadiri oleh WKI dari berbagai wilayah ibadah syukur ini berjalan baik. Adapun ucapan selamat datang sekaligus laporan panitia di sampaikan oleh Pnt S Tumbel Moniaga yang berucap terimakasih untuk kerjasama dari seluruh anggota wanita kaum ibu KGPM dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang sudah menopang segala persiapan pelaksanaan acara ini.

Sementara untuk ibadah syukur dipimpin oleh Ketua Majelis Gembala (MG) KGPM Gbl.Tedius Kuemba Batasina STh dengan mengambil pembacaan firman Tuhan dalam kitab Matius 25 ayat 1 hingga 13, mengumpamakan tentang wanita yang bijaksana dan bodoh.
“Menjelang hari kenaikan Yesus mari kita jangan saling mematahkan semangat melainkan seharusnya sebagai ibu -ibu Tuhan jadilah kekuatan untuk menterjemahkan kasih dalam sikap hidup kita karena zaman ini dibutuhkan wanita bijaksana yang memiliki 3 hal seperti perilaku yang baik, kecantikan hati dan otak berisi pikiran positif, sebab wanita seperti ini adalah mereka yang mampu mempertahankan imannya hingga akhir, “ucap Batasina
Selanjutnya disampaikan Batasina bahwa wanita tidak cukup hanya memiliki perilaku baik serta kecantikan dan pengetahuan, sebab dalam semuanya itu ada hal yang terpenting yaitu keberimanan terhadap Kristus serta berkarya bukan hanya untuk pribadi melainkan bagi orang lain.
“Berangkat dari tema yang dipakai untuk hari wanita kaum ibu KGPM yaitu wanita beriman wanita berkarya, sikap bijaksana merupakan tolak ukur yang dipakai untuk bersedia bertahan dengan taat dan setia menjalani fungsi, peran dan tanggung jawab sebagai wanita gereja yang bisa membawah terang di mana – mana, “lanjut Batasina.

Dalam sambutan Ketua WKI Pucuk Pimpinan (PP) Gbl Christine Batasina Rattu STh menyampaikan apresiasi kepada segenap panitia yang bekerja keras bersama – sama sehingga acara ini boleh terlaksana , menampilkan diri bukan hanya cantik fisik tetapi yang paling utama pemberian diri dalam melaksanakan tugas panggilan serta memiliki iman yang kokoh dan kuat.
“Mengalirlah seperti air tetapi jangan salah mengikuti air yang menuju kepada jurang kebinasaan melainkan hendaklah dimana tempat kita aliri disitulah bertumbuh subur wanita – wanita yang tangguh dan terus bekerja mengabdikan diri untuk pelayanan kepada Tuhan dan sesama dengan penuh rasa syukur, milikilah hati yang tulus, iman yang kokoh, juga karya nyata bagi sesama, “ujar Gbl. Christine yang juga adalah isteri dari Ketua (MG) PP KGPM.
Sementara itu sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili oleh Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ir Erni B Tumundo MSi mengatakan atas nama Pemprov Sulut mengapresiasi WKI KGPM yang boleh memberi diri bersekutu, bersaksi dan melayani juga berkarya untuk daerah tercinta ini.
“Peringatan hari WKI KGPM ini hendaklah menjadi momentum untuk saling mempersatukan dan memberdayakan anggota sebagai aset gereja terutama kepedulian terhadap kesejahteraan jemaat dan senantiasa mampu melebarkan sayap menunjang proses pembangunan daerah dengan mengoptimalkan talenta serta sumber daya yang dimiliki, jadilah pelopor persatuan dan kesatuan bangsa, “demikian kutipan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Diketahui WKI KGPM menunjang program pemerintah Go Green, untuk itu kepada ibu – ibu dihimbau agar mengurangi sampah plastik dan panitia menganjurkan masing – masing membawa tumbler. Selesai ibadah dilanjutkan dengan kegiatan seminar kesehatan tentang alat repriduksi wanita serta lomba maengket juga masamper.
(Fey)








